Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2025

Pengunjung Keluhkan Parkir Liar Pantai Panjang

  Parkir liar di area sekitar pantai panjang Bengkulu- Maraknya parkir liar di kawasan wisata Pantai Panjang, meresahkan pengunjung. Setiap hari, kendaraan memadati kawasan wisata Pantai Panjang justru harus berhadapan dengan juru parkir liar, yang tidak memiliki identitas resmi, menarik biaya tanpa karcis dan menetapkan tarif parkir yang di luar ketentuan. Suasana di lokasi, kendaraan roda dua dan roda empat memadati bahu jalan di sepanjang kawasan Pantai Panjang. Di beberapa titik, juru parkir terlihat meminta uang parkir pada pengunjung satu per satu, tanpa memberikan tanda bukti identitas dan karcis resmi. Beberapa pengunjung mengaku bahwa sering diminta uang parkir tidak hanya sekali. Masalah parkir liar bukan hal yang baru, keluhan seperti ini sering kali memuncak di kawasan Pantai Panjang ketika wisatawan mengunjungi tempat wisata ini seperti saat hari raya, atau ada agenda-agenda besar Kota Bengkulu. Pemerintah Kota Bengkulu menyatakan sudah menetapkan untuk menertibkan...

Tradisi Tabot Bengkulu: Jejak Sejarah dari Karbala hingga Pesisir Sumatera

  Festival Tabot Bengkulu —   Tradisi Tabot yang setiap tahun digelar di Bengkulu memiliki akar sejarah panjang yang tidak dapat dipisahkan dari peristiwa Karbala pada tahun 680 M. Ritual ini bermula dari praktik memperingati syahidnya Husain bin Ali, cucu Nabi Muhammad SAW, oleh komunitas   Syiah Tamil   yang hidup pada masa kolonial Inggris di wilayah Nusantara. Sejarawan Bengkulu menyebut bahwa Tabot pertama kali dibawa oleh pekerja muslim Tamil asal India Selatan pada awal abad ke-18. Mereka datang ke Bengkulu sebagai bagian dari pasukan dan pekerja yang direkrut East India Company. Kelompok inilah yang kemudian dikenal sebagai   keturunan Tabot   atau   tabut family . Pada masa itu, peringatan Asyura dilakukan sebagai bentuk duka cita terhadap tragedi Karbala ( syahdat Husain ). Ritual tersebut dibawa ke Bengkulu dan mengalami proses akulturasi dengan budaya lokal, sehingga menjadikan Tabot bukan sekadar upacara keagamaan, tetapi menjadi tradi...

Portal Parkir GB II Unib Kerap Macet, Mahasiswa Keluhkan Antrean Panjang Saat di Pagi Hari

Kondisi kemacetan di portal masuk parkir GB II      Bengkulu  - Portal parkir di kawasan Gedung Belajar II (GB II) Universitas Bengkulu kembali menjadi keluhan mahasiswa. Alat yang seharusnya mengatur keluar-masuk kendaraan itu sering macet, sehingga membuat antrean kendaraan mengular terutama di jam-jam sibuk. Di lapangan, beberapa mahasiswa mengaku kerap terhambat karena portal enggan terbuka meski sensor sudah membaca kendaraan. Tidak jarang pengendara harus menunggu cukup lama, bahkan ada yang turun dari motor untuk memanggil tukang parkir memencet remot portal agar bisa melintas. “Pagi-pagi portalnya sering nggak naik, jadi antrean lumayan panjang. Sudah buru-buru mau masuk kelas, malah nunggu di parkiran,” ujar salah satu mahasiswa yang rutin melewati area tersebut. Petugas keamanan yang berjaga juga membenarkan kondisi ini. Menurut mereka, portal sering bermasalah karena faktor pemakaian yang berat dan komponen yang mulai sering macet padahal baru beberapa b...

Warga Bengkulu Kesulitan Dapatkan BBM, Antrian Mengular di Berbagai SPBU

Kemacetan antrian pengisian BBM di SPBU BENGKULU - Sejak awal November 2025, masyarakat Bengkulu harus bersabar mengantre berjam-jam untuk mengisi bahan bakar kendaraan mereka. Pemandangan antrian kendaraan yang memanjang terlihat di hampir seluruh SPBU di wilayah ini, bahkan ada yang mencapai ratusan meter. Salah satu lokasi terparah berada di SPBU Jalan Kalimantan, Rawa Makmur, di mana pengendara harus menunggu lebih dari dua jam dengan barisan kendaraan sepanjang 500 meter pada 9 November lalu. Situasi tidak jauh berbeda di Kabupaten Kaur, di mana barisan kendaraan di SPBU Aur Ringit membentang hampir dua kilometer sejak pagi hari. Di Bengkulu Selatan, tiga SPBU utama yakni Tanjung Raman, Kutau, dan Ibul dipenuhi kendaraan yang mengular hingga ke jalan raya. Penyebab kelangkaan ini ternyata bukan karena habisnya pasokan BBM secara keseluruhan, melainkan masalah distribusi yang terganggu. Pejabat Pemda Bengkulu menyatakan bahwa kondisi cuaca ekstrem dan gelombang tinggi di perairan ...

Krisis Sampah di Kota Bengkulu Semakin Mendesak, Kondisi TPA Memprihatinkan

                                                                                  Kondisi sampah di TPA Bengkulu Bengkulu - Persoalan sampah di Kota Bengkulu kembali mencuat setelah kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dipenuhi gunungan sampah yang kian mengkhawatirkan. Dari pantauan di lokasi, terlihat hamparan sampah yang membentang luas, mulai dari plastik, kain, kertas, hingga sisa rumah tangga yang menumpuk tanpa pengolahan memadai. Di beberapa titik tampak gubuk-gubuk darurat milik para pemulung yang bekerja setiap hari di tengah kondisi lingkungan yang berat. Tumpukan sampah yang terus bertambah ini menunjukkan bahwa sistem pengelolaan sampah di Kota Bengkulu belum berjalan optimal. Dengan meningkatnya produksi sampah harian masyarakat, kapasit...

Sejarah dan Makna Filosofi Batik Besurek yang Menjadi Identitas Bengkulu

  Batik basurek kain tradisional khas Bengkulu Budaya - Batik Besurek, kain tradisional khas Bengkulu yang dikenal dengan motif kaligrafi Arab dan simbol flora-fauna lokal, terus menjadi salah satu identitas budaya terpenting daerah ini. Meski arus modernisasi semakin kuat, besurek tetap diminati masyarakat dan menjadi fokus utama dalam upaya pelestarian budaya Bengkulu. Batik unik ini memiliki sejarah panjang yang diperkirakan bermula sejak abad ke-16 ketika Bengkulu menjadi jalur perdagangan internasional. Interaksi masyarakat lokal dengan para pedagang dan ulama dari Timur Tengah membawa seni kaligrafi Arab yang kemudian dipadukan dengan teknik batik Nusantara. Dari perpaduan budaya inilah lahir batik khas yang penuh guratan menyerupai tulisan Arab. Pada masa kesultanan, Besurek bahkan digunakan dalam upacara adat, kegiatan keagamaan, hingga prosesi resmi kerajaan. Motif-motif pada Batik Besurek tidak hanya berfungsi sebagai ornamen, tetapi juga sarat makna. Motif kaligr...

Joging Sore di Rektorat Unib Kian Diminati Mahasiswa

  kondisi area lapangan rektorat unib di sore hari Bengkulu — Aktivitas joging di kawasan Rektorat Universitas Bengkulu (Unib) semakin ramai dalam beberapa pekan terakhir. Setiap sore, puluhan mahasiswa memadati area tersebut untuk berolahraga setelah selesai mengikuti perkuliahan. Suasana kampus yang teduh dan jalur pedestrian yang cukup luas menjadi alasan utama kawasan ini semakin digemari. Berdasarkan pantauan, mahasiswa tampak memenuhi jalur di sekitar Rektorat untuk melakukan pemanasan sebelum mulai berlari mengelilingi area kampus. Aktivitas berlangsung tertib meski jumlah peserta terus meningkat. Banyak mahasiswa mengaku memilih lokasi ini karena dianggap aman, nyaman, dan memiliki suasana yang mendukung. “Joging di sini lebih enak karena ramai teman-teman, jadi lebih semangat. Treknya juga luas dan tidak terlalu banyak kendaraan,” ujar salah seorang mahasiswa Fakultas ISIP. Tidak hanya mahasiswa, sejumlah pegawai dan dosen juga terlihat turut berolahraga di waktu yang sama...

Paving Block Area Parkir dan Jalan Utama Menuju Gedung Belajar 2 Universitas Bengkulu Rusak, Mahasiswa Sampaikan Kekhawatiran

Paving block rusak di area Gedung Belajar II   Bengkulu — Kerusakan pada pavi ng block di area parkir sekaligus jalan utama menuju Gedung Belajar 2 (GB 2) Universitas Bengkulu mulai menjadi perhatian serius mahasiswa. Pada sejumlah titik, permukaan paving terlihat terangkat, retak, dan tidak rata. Kondisi ini paling jelas terlihat di sekitar pohon besar yang berada dekat area parkir dan jalur masuk utama menuju gedung.   Berdasarkan pengamatan mahasiswa, akar pohon yang tumbuh menyebar hingga ke permukaan tanah menjadi penyebab utama kerusakan tersebut. Akar yang mendorong struktur paving dari bawah menyebabkan permukaan bergelombang dan menimbulkan celah yang semakin melebar. Kerusakan ini disebut semakin memburuk dalam beberapa bulan terakhir dan belum mendapatkan penanganan signifikan.   Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran karena area yang rusak berada pada jalur strategis yang setiap hari dilalui mahasiswa, baik saat berjalan kaki maupun berkenda...

Kemacetan di Simpang Padang Jati Bengkulu Kian Memburuk, Warga Mulai Resah

Kondisi kemacetan kendaraan di area simpang Padang Jati Bengkulu — Kemacetan kembali menjadi keluhan utama pengendara yang melintas di kawasan Simpang Padang Jati Kota Bengkulu. Arus kendaraan yang mengarah ke depan Rumah Sakit Bhayangkara hingga persimpangan Jalan Sudirman tampak tersendat sejak pagi hari, terutama saat jam kerja dan jam pulang sekolah. Pantauan di lokasi menunjukkan antrean kendaraan mengular cukup panjang. Beberapa titik tampak semakin padat akibat adanya kendaraan yang berhenti sembarangan untuk menurunkan penumpang. Kondisi itu membuat badan jalan menyempit dan laju kendaraan semakin lambat. Seorang pengendara motor yang melintas setiap hari, Rizal, mengaku kemacetan belakangan ini jauh lebih parah dibanding biasanya. “Kalau lewat sini pagi-pagi sekarang harus siap sabar. Dari simpang ke arah pusat kota bisa makan waktu hampir 20 menit,” ujarnya. Warga sekitar juga menilai kemacetan ini semakin sering terjadi sejak adanya ...

Fasilitas di Gedung Bersama FISIP Universitas Bengkulu Dikeluhkan Mahasiswa

Gedung Belajar II FISIP UNIB   Bengkulu 12/11/2025   Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Bengkulu mengeluhkan kondisi fasilitas di Gedung Bersama (GB) yang dianggap tidak memadai untuk mendukung kegiatan belajar mengajar. Berbagai keluhan muncul dari ruang kelas hingga fasilitas penunjang, yang dinilai semakin menurun kualitasnya dalam beberapa semester terakhir. Salah satu masalah yang paling sering disebut adalah AC ruang kelas yang tidak bekerja secara konsisten. Beberapa unit AC hanya berfungsi pada awal perkuliahan lalu tiba-tiba mati, sementara yang lain hanya mengeluarkan hembusan angin tanpa pendinginan. Situasi ini membuat suasana kelas menjadi panas, terutama pada jam perkuliahan siang, sehingga mahasiswa mengalami kesulitan untuk berkonsentrasi. Selain itu, perabot kelas seperti kursi juga menjadi perhatian. Sejumlah kursi dilaporkan rusak, mulai dari penyangga yang longgar hingga dudukan yang retak. Mahasiswa terkadang haru...

Konsumsi Makanan Sehat Meningkat, Pakar Gizi Ingatkan Pentingnya Pola Makan Seimbang

Ilustrasi: konsumsi makanan sehat Lifestyle - Tren makanan sehat terus menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Sejumlah restoran, supermarket, hingga penjual rumahan mulai menawarkan menu rendah kalori, tinggi serat, dan minim bahan pengawet. Fenomena ini dinilai sebagai respons masyarakat terhadap meningkatnya kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan melalui pola makan. Berdasarkan pantauan di berbagai platform kuliner, menu seperti salad sayuran segar, olahan ikan, smoothie buah tanpa gula tambahan, hingga makanan berbahan dasar gandum utuh menjadi pilihan favorit konsumen, terutama di kalangan pekerja muda urban yang membutuhkan makanan cepat namun tetap bernutrisi. Menurut ahli gizi klinis, dr. Rani Setiawan, pola makan sehat tidak harus selalu mahal atau rumit. Ia menekankan bahwa yang terpenting adalah menjaga keseimbangan asupan harian. “Tubuh membutuhkan variasi nutrisi. Sayur dan buah penting, tapi protein dan karbohidrat kompleks juga ...

Masalah Drainase Tak Kunjung Tuntas, Banjir Rawa Makmur Terus Berulang

  Banjir di Rawa Makmur akbibat masalah drainase  Bengkulu -  Banjir kembali merendam sejumlah titik di Kelurahan Rawa Makmur   Kota Bengkulu, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Kondisi ini bukan hal baru bagi warga yang mengaku sudah puluhan tahun hidup berdampingan dengan genangan air akibat drainase yang tidak berfungsi optimal. Pantauan di lapangan menunjukkan air meluap ke badan jalan hingga menghambat aktivitas warga dan arus kendaraan. Beberapa rumah warga pun terdampak, terutama yang berada di jalur lintasan air. Menurut warga, saluran pembuangan air di kawasan tersebut sudah lama mengalami penyumbatan dan tidak mampu mengalirkan air secara maksimal sehingga banjir selalu berulang setiap kali turun hujan deras. Sejumlah warga menuturkan bahwa persoalan ini telah berkali-kali dilaporkan namun belum ada penanganan signifikan. Bahkan kondisi tersebut mulai berdampak pada perekonomian warga terutama pedagang yang usahanya terganggu ketika ban...