Bengkulu - Banjir kembali merendam sejumlah titik di Kelurahan Rawa Makmur Kota Bengkulu, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Kondisi ini bukan hal baru bagi warga yang mengaku sudah puluhan tahun hidup berdampingan dengan genangan air akibat drainase yang tidak berfungsi optimal.
Pantauan di lapangan menunjukkan air meluap ke badan jalan hingga menghambat aktivitas warga dan arus kendaraan. Beberapa rumah warga pun terdampak, terutama yang berada di jalur lintasan air. Menurut warga, saluran pembuangan air di kawasan tersebut sudah lama mengalami penyumbatan dan tidak mampu mengalirkan air secara maksimal sehingga banjir selalu berulang setiap kali turun hujan deras.
Sejumlah warga menuturkan bahwa persoalan ini telah berkali-kali dilaporkan namun belum ada penanganan signifikan. Bahkan kondisi tersebut mulai berdampak pada perekonomian warga terutama pedagang yang usahanya terganggu ketika banjir datang.
Situasi ini juga memicu perhatian mahasiswa Universitas Bengkulu. Melalui aksi pemasangan spanduk,mereka mendesak pemerintah kota untuk segera melakukan perbaikan drainase dan menyelesaikan persoalan banjir yang telah berlangsung tahunan. Aksi tersebut mendapat dukungan luas dari masyarakat sekitar yang berharap perbaikan cepat direalisasikan.
Pemerintah Kota Bengkulu sendiri mengaku telah
menyiapkan rencana perbaikan drainase serta pengembangan saluran air di kawasan
rawan banjir tersebut. Warga kini menantikan langkah nyata agar masalah banjir
di Rawa Makmur tidak terus terulang setiap musim hujan
Velysa Anugrayni, D1C023072
Komentar
Posting Komentar