Kondisi sampah di TPA Bengkulu |
Bengkulu - Persoalan
sampah di Kota Bengkulu kembali mencuat setelah kondisi Tempat Pembuangan Akhir
(TPA) dipenuhi gunungan sampah yang kian mengkhawatirkan. Dari pantauan di
lokasi, terlihat hamparan sampah yang membentang luas, mulai dari plastik,
kain, kertas, hingga sisa rumah tangga yang menumpuk tanpa pengolahan memadai.
Di beberapa titik tampak gubuk-gubuk darurat milik para pemulung yang bekerja
setiap hari di tengah kondisi lingkungan yang berat.
Tumpukan
sampah yang terus bertambah ini menunjukkan bahwa sistem pengelolaan sampah di
Kota Bengkulu belum berjalan optimal. Dengan meningkatnya produksi sampah
harian masyarakat, kapasitas TPA tidak lagi mampu menampung seluruh volume
limbah. Kondisi tersebut bukan hanya menimbulkan bau menyengat, tetapi juga
berpotensi mencemari tanah dan sumber air di sekitar area pembuangan.
Para
pemulung yang menggantungkan hidup dari memilah sampah juga berada di situasi
yang memprihatinkan. Mereka bekerja tanpa perlindungan yang memadai, dengan
risiko terpapar penyakit, barang tajam, serta cuaca ekstrem. Meski demikian,
pekerjaan itu menjadi satu-satunya sumber penghasilan bagi sebagian warga yang
tinggal di sekitar TPA.
Warga
sekitar menilai persoalan sampah ini sudah memasuki tahap yang mendesak. Mereka
berharap pemerintah mengambil langkah serius, mulai dari peningkatan fasilitas
TPA, penataan ulang sistem pengolahan, hingga memperkuat program edukasi
masyarakat tentang pengurangan sampah dan pemilahan dari sumber. Tanpa
penanganan cepat, krisis sampah ini dikhawatirkan akan semakin memburuk dan
berpengaruh pada kesehatan lingkungan Kota Bengkulu secara keseluruhan.
Raudathul Jannah Sarinatte, D1C023060
Komentar
Posting Komentar