Langsung ke konten utama

Postingan

Pengunjung Keluhkan Parkir Liar Pantai Panjang

  Parkir liar di area sekitar pantai panjang Bengkulu- Maraknya parkir liar di kawasan wisata Pantai Panjang, meresahkan pengunjung. Setiap hari, kendaraan memadati kawasan wisata Pantai Panjang justru harus berhadapan dengan juru parkir liar, yang tidak memiliki identitas resmi, menarik biaya tanpa karcis dan menetapkan tarif parkir yang di luar ketentuan. Suasana di lokasi, kendaraan roda dua dan roda empat memadati bahu jalan di sepanjang kawasan Pantai Panjang. Di beberapa titik, juru parkir terlihat meminta uang parkir pada pengunjung satu per satu, tanpa memberikan tanda bukti identitas dan karcis resmi. Beberapa pengunjung mengaku bahwa sering diminta uang parkir tidak hanya sekali. Masalah parkir liar bukan hal yang baru, keluhan seperti ini sering kali memuncak di kawasan Pantai Panjang ketika wisatawan mengunjungi tempat wisata ini seperti saat hari raya, atau ada agenda-agenda besar Kota Bengkulu. Pemerintah Kota Bengkulu menyatakan sudah menetapkan untuk menertibkan...
Postingan terbaru

Tradisi Tabot Bengkulu: Jejak Sejarah dari Karbala hingga Pesisir Sumatera

  Festival Tabot Bengkulu —   Tradisi Tabot yang setiap tahun digelar di Bengkulu memiliki akar sejarah panjang yang tidak dapat dipisahkan dari peristiwa Karbala pada tahun 680 M. Ritual ini bermula dari praktik memperingati syahidnya Husain bin Ali, cucu Nabi Muhammad SAW, oleh komunitas   Syiah Tamil   yang hidup pada masa kolonial Inggris di wilayah Nusantara. Sejarawan Bengkulu menyebut bahwa Tabot pertama kali dibawa oleh pekerja muslim Tamil asal India Selatan pada awal abad ke-18. Mereka datang ke Bengkulu sebagai bagian dari pasukan dan pekerja yang direkrut East India Company. Kelompok inilah yang kemudian dikenal sebagai   keturunan Tabot   atau   tabut family . Pada masa itu, peringatan Asyura dilakukan sebagai bentuk duka cita terhadap tragedi Karbala ( syahdat Husain ). Ritual tersebut dibawa ke Bengkulu dan mengalami proses akulturasi dengan budaya lokal, sehingga menjadikan Tabot bukan sekadar upacara keagamaan, tetapi menjadi tradi...

Portal Parkir GB II Unib Kerap Macet, Mahasiswa Keluhkan Antrean Panjang Saat di Pagi Hari

Kondisi kemacetan di portal masuk parkir GB II      Bengkulu  - Portal parkir di kawasan Gedung Belajar II (GB II) Universitas Bengkulu kembali menjadi keluhan mahasiswa. Alat yang seharusnya mengatur keluar-masuk kendaraan itu sering macet, sehingga membuat antrean kendaraan mengular terutama di jam-jam sibuk. Di lapangan, beberapa mahasiswa mengaku kerap terhambat karena portal enggan terbuka meski sensor sudah membaca kendaraan. Tidak jarang pengendara harus menunggu cukup lama, bahkan ada yang turun dari motor untuk memanggil tukang parkir memencet remot portal agar bisa melintas. “Pagi-pagi portalnya sering nggak naik, jadi antrean lumayan panjang. Sudah buru-buru mau masuk kelas, malah nunggu di parkiran,” ujar salah satu mahasiswa yang rutin melewati area tersebut. Petugas keamanan yang berjaga juga membenarkan kondisi ini. Menurut mereka, portal sering bermasalah karena faktor pemakaian yang berat dan komponen yang mulai sering macet padahal baru beberapa b...

Warga Bengkulu Kesulitan Dapatkan BBM, Antrian Mengular di Berbagai SPBU

Kemacetan antrian pengisian BBM di SPBU BENGKULU - Sejak awal November 2025, masyarakat Bengkulu harus bersabar mengantre berjam-jam untuk mengisi bahan bakar kendaraan mereka. Pemandangan antrian kendaraan yang memanjang terlihat di hampir seluruh SPBU di wilayah ini, bahkan ada yang mencapai ratusan meter. Salah satu lokasi terparah berada di SPBU Jalan Kalimantan, Rawa Makmur, di mana pengendara harus menunggu lebih dari dua jam dengan barisan kendaraan sepanjang 500 meter pada 9 November lalu. Situasi tidak jauh berbeda di Kabupaten Kaur, di mana barisan kendaraan di SPBU Aur Ringit membentang hampir dua kilometer sejak pagi hari. Di Bengkulu Selatan, tiga SPBU utama yakni Tanjung Raman, Kutau, dan Ibul dipenuhi kendaraan yang mengular hingga ke jalan raya. Penyebab kelangkaan ini ternyata bukan karena habisnya pasokan BBM secara keseluruhan, melainkan masalah distribusi yang terganggu. Pejabat Pemda Bengkulu menyatakan bahwa kondisi cuaca ekstrem dan gelombang tinggi di perairan ...

Krisis Sampah di Kota Bengkulu Semakin Mendesak, Kondisi TPA Memprihatinkan

                                                                                  Kondisi sampah di TPA Bengkulu Bengkulu - Persoalan sampah di Kota Bengkulu kembali mencuat setelah kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dipenuhi gunungan sampah yang kian mengkhawatirkan. Dari pantauan di lokasi, terlihat hamparan sampah yang membentang luas, mulai dari plastik, kain, kertas, hingga sisa rumah tangga yang menumpuk tanpa pengolahan memadai. Di beberapa titik tampak gubuk-gubuk darurat milik para pemulung yang bekerja setiap hari di tengah kondisi lingkungan yang berat. Tumpukan sampah yang terus bertambah ini menunjukkan bahwa sistem pengelolaan sampah di Kota Bengkulu belum berjalan optimal. Dengan meningkatnya produksi sampah harian masyarakat, kapasit...

Sejarah dan Makna Filosofi Batik Besurek yang Menjadi Identitas Bengkulu

  Batik basurek kain tradisional khas Bengkulu Budaya - Batik Besurek, kain tradisional khas Bengkulu yang dikenal dengan motif kaligrafi Arab dan simbol flora-fauna lokal, terus menjadi salah satu identitas budaya terpenting daerah ini. Meski arus modernisasi semakin kuat, besurek tetap diminati masyarakat dan menjadi fokus utama dalam upaya pelestarian budaya Bengkulu. Batik unik ini memiliki sejarah panjang yang diperkirakan bermula sejak abad ke-16 ketika Bengkulu menjadi jalur perdagangan internasional. Interaksi masyarakat lokal dengan para pedagang dan ulama dari Timur Tengah membawa seni kaligrafi Arab yang kemudian dipadukan dengan teknik batik Nusantara. Dari perpaduan budaya inilah lahir batik khas yang penuh guratan menyerupai tulisan Arab. Pada masa kesultanan, Besurek bahkan digunakan dalam upacara adat, kegiatan keagamaan, hingga prosesi resmi kerajaan. Motif-motif pada Batik Besurek tidak hanya berfungsi sebagai ornamen, tetapi juga sarat makna. Motif kaligr...

Joging Sore di Rektorat Unib Kian Diminati Mahasiswa

  kondisi area lapangan rektorat unib di sore hari Bengkulu — Aktivitas joging di kawasan Rektorat Universitas Bengkulu (Unib) semakin ramai dalam beberapa pekan terakhir. Setiap sore, puluhan mahasiswa memadati area tersebut untuk berolahraga setelah selesai mengikuti perkuliahan. Suasana kampus yang teduh dan jalur pedestrian yang cukup luas menjadi alasan utama kawasan ini semakin digemari. Berdasarkan pantauan, mahasiswa tampak memenuhi jalur di sekitar Rektorat untuk melakukan pemanasan sebelum mulai berlari mengelilingi area kampus. Aktivitas berlangsung tertib meski jumlah peserta terus meningkat. Banyak mahasiswa mengaku memilih lokasi ini karena dianggap aman, nyaman, dan memiliki suasana yang mendukung. “Joging di sini lebih enak karena ramai teman-teman, jadi lebih semangat. Treknya juga luas dan tidak terlalu banyak kendaraan,” ujar salah seorang mahasiswa Fakultas ISIP. Tidak hanya mahasiswa, sejumlah pegawai dan dosen juga terlihat turut berolahraga di waktu yang sama...